pusukbuhit – TOBA – Target meraih delapan kursi pada pemilu mendatang menjadi tantangan bagi DPD Partai Golkar Kabupaten Toba. Konsolidasi 16 kecamatan, pembentukan kepengurusan baru, dan penyusunan program kerja akan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan partai menghadapi kontestasi politik berikutnya.
Target tersebut mengemuka di tengah persiapan Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 DPD Partai Golkar Kabupaten Toba yang direncanakan berlangsung pada 27–29 Oktober 2026. Persiapan dibahas dalam pertemuan di Jalan By Pass Sianipar Sihail-hail, Balige, Kamis (15/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Toba, Alfan HR Sihombing, mengatakan pihaknya sedang mematangkan persiapan musda sekaligus melakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.
Menurut Alfan, aktifis mahasiswa itu, konsolidasi telah menjangkau 16 kecamatan di Kabupaten Toba. Organisasi kemasyarakatan dan organisasi sayap partai juga dilibatkan untuk memperkuat persiapan menjelang pelaksanaan Musda.
Namun, tantangan partai tidak berhenti pada kesiapan penyelenggaraan musda. Kepengurusan yang nantinya terbentuk juga akan menghadapi pekerjaan untuk menerjemahkan target delapan kursi menjadi program dan langkah organisasi yang konkret.
Musda ke-6 dijadwalkan membahas sejumlah agenda strategis. Ketua Penyelenggara dan Acara Panitia Musda ke-6 DPD Partai Golkar Toba, Saut Polmer Simanjuntak, menyebut agenda tersebut meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan, pemilihan kepengurusan baru, serta penyusunan dan pengesahan program kerja.
Forum itu juga diagendakan memilih dan menetapkan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Toba periode 2025–2030, menetapkan Ketua Dewan Pertimbangan, serta mengambil keputusan lain yang dianggap perlu bagi organisasi.
Dengan agenda tersebut, musda menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus menentukan strategi partai menghadapi pemilu mendatang. Konsolidasi di seluruh kecamatan perlu diikuti dengan program kerja yang terukur agar target delapan kursi tidak berhenti sebagai angka dalam perencanaan.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Toba, Tomson Manurung, turut terlibat dalam koordinasi persiapan musda bersama jajaran panitia.
Sementara itu, jadwal pelaksanaan Musda masih menunggu persetujuan pengurus tingkat provinsi. Pihak DPD Partai Golkar Toba berharap rencana pelaksanaan pada 27–29 Oktober 2026 juga mendapat persetujuan Bupati Toba.
Pada akhirnya, tantangan bagi kepengurusan baru bukan hanya menyelesaikan agenda Musda, melainkan membangun konsolidasi yang solid dan merumuskan langkah nyata untuk mengejar target delapan kursi pada pemilu menanandatang. *
Samuel Parningotan



